Nusantara Indonesia

Dua belas lima empat waktu Indonesia tengah, mata masih terbuka lebar. Kebanyakan orang menyebutnya insomnia. Jika benar demikian, aku ini penderita insomnia akut.  Kata temanku “Tidur itu karena ngantuk, bukan karena waktu tidur”. Tapi ah sudahlah… toh pada dasarnya selera kita tentang tidur berbeda.

Setelah kopi, faktor kedua penghilang ngantuk saat ini itu Hp. Malam ini aku jalani keduanya. Setelah kopdar dengan Mr Iwan, Mr Wind dan Bunda Rahmi sampai di bilik ngatak-ngatik Hp. Memang benda kecil ini sekarang telah menjadi kebutuhan pokok dunia modern setelah sandang pangan dan papan. Bahkan evolusi hp sangat cepat melebihi evolusi manusia.

Malam ini, setelah menikmati TimeLine Fahri Hamzah tentang #daulatrakyat, sejenak aku membuka Google. Yaaa Google si mesin pencari karya Larry dan Sergey yang jenius ini. Saya memulai penjelajahan dunia maya, pada kolom search kutuliskan Indonesia-Eropa. Niatannya hanya ingin menambah wawasan geografi saja.

Pada akhir pencarian aku menyimpulkan bahwa memimpin Indonesia itu berat. Lho belajarnya geografi kesimpulannya kepemimpinan. Dimana nyambungnya?

Nyambungnya disini nih.

Eropa itu benua terkecil ke 2 dng luas 10.600.000 kilometer persegi. Jika dibandingkan dengan Indonesia sebagai negara luasnya hanya 5.180.053 kilometer persegi, Luas Daratan 1.922.570 kilometer persegi, dan Luas Lautan = 3.257.483 kilometer persegi.  Jauh beda ya.. Iya sudah pastilah satu benua yang satu lagi negara. Tapi ini sudah luar biasa, luas Indonesia itu seperdua luas benua Eropa.

Selanjutnya kita ambil luas daratan saja untuk perbandingan, 1.922.570 kilometer persegi. Luas ini hamper sama dengan luas Belanda  41.526 + Finlandia 338.424 +  Italia 301.338.+  Spanyol  504.782 + Turki  783.526 kilometer persegi. Luas pulau Kalimantan saja itu sama dengan luas negara Prancis. Bahkan Jawa Timur itu lebih luas dibandingkan Belanda. Sulsel juga demikian dengan luas 45.764,53 km² melebihi Belanda.

Luar biasa ya,, Gubernur di Indonesia kalau di Eropa itu sudah mimpin negara. Indonesia itu hebat…

Wahh, sudah ngantuk nih.. Saatnya untuk istirahat.

Makassar, Januari 2014.

You May Also Like

About the Author: agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *