Awal Perkembangan Muslim Cina

Sedikit orang di Barat yang menyadari hubungan erat antara Islam dan Cina. Cina berada di urutan atas di antara Negara-negara yang memiliki jumlah besar penduduk muslim yakni sekitar dua puluh juta Muslim tersebar di seluruh negeri. Jumlah ini lebih banyak daripada jumlah di Negara-negaraArab lainnya.

Menurut riwayat-riwayat muslim, Islam mencapai Cina secara menakjubkan cukup awal, pada 651 Masehi, sekitar enam belas tahun setelah wafat Nabi. Melalui jalur laut sampai di Kanton, Islam masuk yang dibawa oleh utusan Khalifah Umar.

Ada ungkapan dari Nabi “ tuntutlah ilmu, bahkan sampai ke Negeri Cina”.

Menurut sejarah islam, Kaisar Dinasti Tang memerintahkan agar dibangun sebuah mesjid di Kanton, mesjid yang pertama di Cina dan masih berdiri sampai sekarang. Kaisar itu percaya, Islam cocok dengan ajaran Konfusianisme dan member hak-hak kepada para pedagang Arab dan Persia untuk mendirikan pemukiman-pemukiman Muslim di wilayah itu.

Seiring dengan berjalannya waktu, Muslim semakin terlibat dalam pemerintahan Kekaisaran Cina: pada Dinasti Yuan (Mongol) tahun 1271-1368 M. banyak Muslim ditunjuk sebagai administrator dan gubernur. Dinasti Ming (1368-1644 M) merupakan masa produktif bagi Muslim Cina. Mereka mendirikan pusat-pusat penting pendidikan Muslim di Nanjing. Dan karena Islam hadir di Cina sejak awal sejarahnya, maka Islam telah lama dianggap sebagai satu agama pribumi resmi dari Kekaisaran Cina hingga sekarang.

Kota Xi’an adalah kota dengan penduduk Muslim terbanyak di Negara China “Muslim Dashi”. Salah satu Masjid tertua  adalah Masjid raya Xi’an masjid yang terletak di kota Chang’an berdiri pada abad ke 8 Masehi Masjid ini sudah berusia lebih dari 1250 tahun masjid tersebut dulunya tempat sembahyang unmat budha masjid ini ditemukan oleh Laksamana Cheng ho.

agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *