Proyek Menulis Buku KMO Batch 07, Update Status : Mahasiswa

Saat membaca buku ini, mungkin kamu telah memulai episode baru dalam perjalanan hidup. Episode itu  adalah episode seorang mahasiswa setelah sebelumnya melewati masa-masa siswa SMA. Masa putih abu-abu telah berlalu, memasuki masa yang penuh dengan warna-warni.

Kamu mungkin tak menyangka akan sampai pada episode ini, episode menyandang status Mahasiswa. Entah karena, dulunya hanya sekedar iseng daftar perguruan tinggi ataukah karena asal jawab soal seleksi masuk, tapi pada akhirnya kamu dinyatakan lulus. Tapi apapun itu, kamu yang memang berniat untuk melanjutkan pendidikan ataupun yang iseng-iseng saja kenyataannya kamu saat ini adalah seorang Mahasiswa. Bersyukurlah atas anugrah Allah swt dan berterima kasihlah kepada kedua orangtuamu.

Mahasiswa….

Status yang sangat keren. Dari namanya saja sudah pakai kata Maha. Bayangkan saja, yang menggunakan kata Maha itu bisa dihitung jari. Atau paling-paling selain Mahasiswa, hanya ada satu yang patut disandarkan kata “Maha”, yaitu Allah. Keren kan…? Tapi kamu jangan coba-coba menyaingin Allah dengan status baru mu itu. Itu namanya manusia angkuh.

Dari status sosial masyarakat, mahasiswa itu dipandang terhormat, apalagi di desa-desa Mahasiswa bisa lebih terhormat dari Pak Desa, meskipun uangnya lebih banyak Pak Desa. Selain itu, mahasiswa bisa di klaim sebagai pekerjaan, coba saja liat KTP senior-seniornya nanti.

Intinya, kamu perlu bergembira atas status barumu ini. Meskipun kamu tidak pintar-pintar amat tapi bisa menjadi mahasiswa. Kamu bisa lolos masuk perguruan tinggi mengalahkan ratusan ribu orang yang ingin juga masuk perguruan tinggi.

Kamu yang dulu, bukanlah yang sekarang.

Tentu banyak hal yang berubah pada diri kamu. Dulu mungkin tinggal bersama orangtua, saat ini harus merantau jauh dari kampung halaman tinggal di kamar kos-kosan yang ukurannya tiga kali empat meter. Satu kamar untuk semuanya, tempat untuk tidur, belajar, hingga kadang-kadang juga tempat memasak.

Dulu tiap pagi sebelum berangkat sekolah dikasih uang jajan. Sekarang dikasihnya tiap bulan atau pertiga bulan atau bahkan tiap kali mudik kampung. Tergantung kondisi keuangan orangtua. Pulang sekolah bisa langsung makan, sekarang harus masak dulu. Semua serba paket hemat, makan indomie telur pun jadi.

Ini bukan akhir, justru ini adalah awal dari kehidupanmu yang sesungguhnya.

Lho jadi kehidupan yang sebelumnya apaan?. 🙂 

Selamat untuk statusmu sebagai seorang Mahasiswa.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *