Pikiran dan Harapan

Pascal, seorang ahli fisika mengatakan “Kemuliaan manusia terletak pada pikirannya”

Apakah kalian setuju dengan yang diungkapkan Pascal?

Saya pribadi setuju dengan pendapat Pascal. Apa yang membedakan penciptaan manusia dengan makhluk lainnya adalah manusia dibekali akal pikiran serta nafsu oleh Allah swt. Hal ini jugalah yang mendasari manusia pada suatu saat menjadi lebih mulia dari malaikat ketika dia menggunakan potensi akal nya dengan baik, dan pada saat yang lain menjadi hina dari binatang ketika dia tidak menggunakan potensi akal pikirannya dengan baik.

Maka dari itu kita perlu bersyukur kita diciptakan dalam penciptaan yang sebaik-baiknya. “seseungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” firman Allah dalam Al-Qur’an surah At-Tin ayat:4.

Manusia  dibekali akal untuk berpikir, dan pada ilmu sains salah satu organ yang paling berperan adalah OTAK. Untuk memaksimalkan peran otak, lebih dulu kita perlu memahami frekuensi otak. Berdasarkan alat electroencephalograph (EEG), otak manusia bekerja pada pancaran frekuensi 10 Hertz hingga sampai 30 Herzt per detik.

Untuk saat tertentu, terutma saat kita ingin mengafirmasi diri, membuat planning hidup, sebaiknya frekuensi otak berada antara 10 sampai 15 Hertz per detik. Kondisi ini biasanya dikenal kondisi “alpha – theta” ini adalah kondisi dimana pikiran seseorang bisa tenang dan rileks. Umumnya terjadi pada saat menjelang tidur, nah pada saat inilah waktu yang bagus untuk mengisi otak kita dengan pikiran-pikiran yang baik, memikirkan cita-cita, keinginan pribadi atau ingin membentuk konsep diri.

Hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi pikiran dengan hal-hal yang positif. Karena pikiran akan mempengaruhi keseluruhan prilaku kita. Pikiran yang positif akan melahirkan perkataan, perbuatan, karakter, yang positif. Juga sebaliknya.

Oleh karena itu, penting bagi kita sejak dari awal membuat Citra Diri yang Positif. dalam pengembangan diri dikenal istilah LABEL. Bagaimana kita menggambarkan diri kita.

Sekarang kita mencoba membuat diri kita tenang rileks dan mencoba untuk membuat Citra diri masing-masing:

dimulai dengan kalimat DO’A “ Alhamdulillah saya bersyukur kepada Mu ya Allah karena Engkau Telah memnciptakan aku sebagai orang yang:

Sejak MUDA kita harus BERANI BERMIMPI BESAR. Jangan takut bermimpi. Bermimpi juga GRATIS, ALLAH juga tidak melarang.

Ini ada langkah dasar yang bisa kita lakukan.

Ketahui potensimu, Temukan passion dan kesukaan, Lakukan latihan terukur ,Punyai Guru untuk melihat blindspotmu.

Nah yang paling penting adalah KOMITMEN untuk mewujudkan mimpi itu. Man Jadda wa Jadda, saya kira teman-teman tahu ungkapan yang dipopulerkan A.Fuadi dalam bukunya. Siapa yang bersungguh sungguh maka ia akan berhasil. Hasil tak pernah menghianati usaha kita.

Allah tahu yang terbaik untuk kita, maka selalulah berprasangka baik terhadap seluruh kehendak Allah atas diri kita.

 

 

Be Sociable, Share!

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *