Month: November 2016

Jangan Lupa Bahagia!

Jangan lupa bahagia! Adakah orang yang lupa bahagia? Mungkin yang dimaksudkan adalah di dunia ada sebagian orang yang belum merasakan kebahagiaan. Ataukah mungkin pesan ini ditujukan untuk orang-orang tertentu dengan tendensi tertentu pula. Ah sudahlah! Bisa banyak tafsirannya….

Read More »

The Establishment dan Ancaman Terhadap Organisasi

We can not solve problems by using the same kind of thinking we used when we created them. (Albert Einstein) The Establishment. Demikianlah Rhenald Kasali menyebut satu kelompok yang hampir selalu ada di setiap organisasi. Kelompok tersebut adalah…

Read More »

8 Langkah untuk Membangun Brand

Percaya atau tidak, mau tidak mau kita semua harus mengakui bahwa saat ini yang survive adalah orang-orang kreatif dengan brand nya masing-masing. Meski demikian kita juga tidak boleh berkecil hati dan merasa bahwa kita akan tersisih karena merasa…

Read More »

Perspektif Lain Sumpah Palapa

SUMPAH PALAPA: SUMPAH MEMPERSATUKAN, ATAU SUMPAH PENJAJAHAN? Tatang M. Amirin, 28 Oktober 2010 Namanya juga “kontroversi,” biarlah ini menjadi kontroversi, biar ada yang “selalu berpikir” dan “mengkaji dengan jernih.”  Jangan emosional, lapang dadalah. Jangan anggap saya anti Gadjah Mada…

Read More »

Apakah Tulisan Feature Sesungguhnya?

Pertama kali mendengar tentang tulisan feature itu dari Om Lebug. Disuatu pertemuan dengan teman-teman Anak Nusantara Duta Damai, Om Lebug bercerita tentang tips dan trik menulis. Diakhir-akhir pertemuan itulah disampaikan tentang tulisan feature dan merekomendasikan buku yang ditulis…

Read More »

Manifesto “Ini Baru Indonesia”

Masih Indonesiakah kita setelah sekian banyak jatuh bangun setelah sekian banyak tertimpa dan tertempa setelah sekian banyak terbentur dan terbentuk Masihkah kita meletakkan harapan di atas kekecewaan persatuan di atas perselisihan musyawarah di atas amarah kejujuran di atas…

Read More »

Indonesia Milik Kita

Sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dalam sejarah bangsa kita didahului dengan peristiwa Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Rentetan sejarah ini pertanda bahwa, kita lebih awal lahir sebagai Bangsa Indonesia kemudian selanjutnya lahir sebagai Negara Indonesia. Maka sesungguhnya…

Read More »