8 Langkah untuk Membangun Brand

Percaya atau tidak, mau tidak mau kita semua harus mengakui bahwa saat ini yang survive adalah orang-orang kreatif dengan brand nya masing-masing. Meski demikian kita juga tidak boleh berkecil hati dan merasa bahwa kita akan tersisih karena merasa kita bukanlah orang yang kreatif. Pada kenyataannya, masa kini membuka peluang bagi semua orang untuk melakukan dan menciptakan sesuatu. Kita bisa melihat orang-orang di sekeliling, tiba-tiba ada orang yang mendadak jutawan karena bisnis online dengan hanya bermodal smartphone. Semua orang bisa jualan, meski tak punya toko. Itu salah satu bukti kongkrit.

“Semua orang berhak dan wajib kreatif. Tak pandang bulu, semua orang harus tampil saat ini. Sharing dan showcasing bisa dilakukan dengan bebas sehingga siapa saja bisa menonjol. Bahkan yang bukan siapa-siapa bisa eksis.” (Hedroyono, 2014)

Tak perlu meng-copy orang lain, just your self. Kenali potensi dan passion kemudian mulailah melangkah. Buat brand mu sendiri. Modal uang nomor dua, yang utama adalah ide.

8 langkah yang dituliskan Handoko Hendroyono dalam buku DO dapat anda aplikasikan. Semoga dengan mengaplikasikannya kita menjadi pelaku bukan penonton pada era digital saat ini. Langkah berikut akan terus kita lakukan dalam membangun brand.

  1. Menjadi sigap-tanggap+cepat. Perubahan saat ini bersifat chaotic. Akibatnya kesempatan justru terbuka lebar. Konsekuwensinya kita harus mengikuti perubahan, menjadi pemain atau penonton.
  2. Menjadi pengamat. Menangkap gejala-gejala dan tren yang berkembang dan sangat dinamis.
  3. Menjadi story teller. Informasi yang berlimpah akhirnya menuntut kekuatan cerita. Great strory telling sangat dibutuhkan untuk brand ataupun personal branding.
  4. Membuat scenario komunikasi. Dalam membangun brand atau personal brand, kita harus membuat program. Tentukan langkah dan target dengan measurement yang jelas.
  5. Brand berbuat baik. We are what we share.
  6. Manfaatkan semua media gratis dimana konsumen berkumpul
  7. Berkolaborasi dengan indah. Koneksi dan networking sangat penting di era kebangkitan dan kekuatan konsumen. Collaboration or die!.
  8. Positive thinking menjadi attitude yang penting bagi brand.

Delapan langkah di atas semoga bisa membantu. Era sekarang memang menuntut untuk eksis, tentunya dengan brand yang baik. Teori adalah satu hal, sedangkan melakukan adalah hal yang lain…

 

 

 

You May Also Like

About the Author: agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *