The Establishment dan Ancaman Terhadap Organisasi

We can not solve problems by using the same kind of thinking we used when we created them.

(Albert Einstein)

The Establishment. Demikianlah Rhenald Kasali menyebut satu kelompok yang hampir selalu ada di setiap organisasi. Kelompok tersebut adalah kelompok “mapan” yang sudah cukup lama menikmati manfaat dari keadaan sekarang. Mereka telah memiliki banyak jaringan, sumber daya yang bisa dibagi-bagi diantara mereka, bahkan kader-kader yang setia dengan mereka.

Apakah kelompok ini berbahaya?

Pada dasarnya the establishment dapat memberikan manfaat, tapi juga bisa memberikan kerusakan bagi  masa depan organisasi. Manfaat yang diberikan oleh kelompok ini adalah akses jaringan, sebagai perekat, share pengalaman, dan hal lainnya. Namun pada akhirnya timbul persoalan ketika naluri the establishment untuk terus eksis berkuasa terus membara. Ada  ketidakrelaan untuk mengalihkan kekuasaan kepada orang-orang di luar kelompok kepentingan .

Apa yang terjadi selanjutnya?

Lama kelamaan organisasi akan berubah menjadi lembaga tradisional dengan pemimpin sepuh yang karismatik. Organisasi akan diwarnai dengan konflik dan office politics. Organisasi akan sulit berubah. Pemimpin-pemimpin yang dilahirkan hanyalah pemimpin-pemimpin yang berorientasi kepada masa lalu, tidak memiliki visi masa depan. Energi mereka habis untuk mengurusi hal-hal yang tidak perlu. Setiap perubahan dianggap sebagai ancaman, dan change makers akan diberi ruang yang sangat sempit untuk bergerak. Langkah-langkah change makers digugat dan selalu dikembalikan dengan baying-bayang kesuksesan masa lalu. Dalam hal tertentu the establishment juga menambahkan nilai-nilai dan asumsi-asumsi yang hanya cocok untuk kepentingan mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Untuk memperbaharui organisasi adakalanya kita perlu “menghancurkan” lebih dulu nilai-nilai dan asumsi-asumsi lama untuk menumbuhkan hal-hal baru. Dan proses ini bisa menimbulkan ketegangan-ketegangan, ketidaknyamanan, dan kegundahan. Tapi itulah perubahan. Selalu ada pihak yang melakukannya.

Apa yang kita perlukan?

Baik skala pribadi ataupun organisasi selalu saja pada awalnya yang kita perlukan adalah keberanian untuk menilai diri sebagai individu ataupun organisasi. Berani mengakui segala kekurangan yang ada, baik dari segi visi ataupun managerial.

Selanjutnya adalah kemampuan untuk melihat, membaca, dan menganalisa fenomena yang terjadi saat sekarang. Dengan itu semua akan lahir peta jalan perubahan.

Progress is impossible without change, and those who cannot change their mind cannot change anything.   (George Bernard Shaw)

 

You May Also Like

About the Author: agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *