Yang Kamu harus Tahu Generasi Millenial Nusantara

Millenial Nusantara, adalah buku yang memotret generasi nusantara, Generasi Millenial. Ditulis oleh Hasanuddin Ali dan Lilik Purwandi. Buku ini ditulis sebagian besar berdasar dari hasil riset yang dilakukan Alvara Research Center. Buku penting bagi kita untuk memahami kondisi terkini (2017) generasi Millenial di Indonesia. Menurut saya, apapun profesi Anda, Anda berkepentingan untuk mengetahui potret generasi baru yang sedang tumbuh dan populasinya mendominasi populasi penduduk Indonesia.

Generasi Millenial adalah adalah generasi yang akan banyak berkontribusi terhadap perubahan kehidupan sosial, ekonomi, bahkan politik. Pola interaksi sosial, pasar, dan bahkan pilihan-pilihan politik akan banyak berubah kedepannya. Maka mengetahui lebih dalam tentang generasi ini menjadi penting bagi kita semua.

Tentang istilah generasi Millenial, adalah istilah cohort dalam demografi. Gen-Y adalah nama lain dari generasi ini. Dalam cohort demografi ada empat klasifikasi besar yaitu Baby Boomer, Gen X, Gen-Y (Millenial), dan Gen-Z. Setiap generasi hidup dalam range tahun-tahun tertentu, tumbuh dan berkembang dengan karakteristik zamannya masing-masing.

Pict. Source: https://www.linkedin.com/pulse/generation-game-baby-boomers-gen-x-millennials-really-chris-kelly

Terkait buku ini, kita akan lebih banyak membahas Generasi Millenial di Indonesia. Dari data statistik BPS yang ada, proyeksi proporsi Millenial Indonesia pada tahun 2020 bisa mencapai 34%. Generasi ini akan menghuni kota-kota besar yang ada di Indonesia, mereka adalah penduduk urban, dan pulau jawa menjadi lumbung Millenial Indonesia.

“Tahun 2020 generasi millennial berada pada rentang usia 20 tahun hingga 40 tahun. Usia tersebut adalah usia produktif yang akan menjadi tulang punggung perekenomian Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia usia 20 tahun hingga 40 tahun di tahun 2020 diduga berjumlah 83 juta jiwa atau 34 % dari total penduduk Indonesia yang mencapai 271 juta jiwa. Proporsi tersebut lebih besar dari proporsi generasi X yang sebesar 53 juta jiwa (20 %) maupun generasi baby boomer yang hanya tinggal 35 juta jiwa (13 %) saja.” (Purwandi, 2017)

 


Pict. Source: http://bunda-bisa.blogspot.co.id/2013/01/proyeksi-perubahan-piramida-penduduk.html

Lalu Apalagi yang Harus Kita Gali?

Ada tiga karakter utama dari generasi Millenial. Ketiga karakter ini melekat pada generasi meillenial. Di dalam buku ini disebutkan karakter itu adalah connected, creative, dan confidence. Didukung dengan perkembangan teknologi, generasi ini menjadi generasi yang pandai bersosialisasi. Mereka mampu membentuk jejaring menembus ruang dan waktu. Selain itu, generasi ini hadir dengan ide-ide yang baru. Ide ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dan seringkali ide-ide “gila” dari generasi ini merepotkan generasi sebelumnya. Dan yang terakhir mereka confidence dengan dirinya. Mereka hidup dengan pikiran-pikirannya sendiri, tidak mau didikte oleh orang lain. Meski demikian mereka terkadang labil dan ceroboh dalam mengambil keputusan.

Pada akhirnya generasi ini akan mempengaruhi banyak hal. Di dalam buku ini dipaparkan tentang bagaimana perilaku generasi Millenial tentang pandangannya tentang materi, pandangan beragama, dan juga pandangan politiknya. Tak ada ruginya menggali lebih dalam tentang generasi ini, karena kita tahu tentang mereka maka kita akan mengerti mereka dan tahu bagaimana kita akan berinteraksi dengan mereka, merencanakan strategi bisnis, sampai pada jualan politik kita pada mereka. Lebih jauh silahkan baca bukunya.

 

 

 

 

You May Also Like

About the Author: agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *