Langit Biru, The Day After Tomorrow

The Day After Tomrrow. Pernahkah terlintas dalam benak pikiran Anda tentang apa yang akan terjadi setelah esok hari?.

Ada satu film yang bagus untuk kita nonton. Film ini sudah lama dirilis, Mei 2004 tepatnya. Meski filmnya sudah lama tapi masih tetap relevan untuk kita nonton. Film ini mengisahkan tentang dampak global warming (pemanasan global) yang berakibat terjadinya perubahan cuaca ekstrem di bumi. Jika pemanasan global terus menerus berlanjut maka pada titik klimaks akan membalik ke pendinginan global, dimana kehidupan setelah esok hari (the day after tomorrow) seluruh bumi akan akan tertutup salju dan berudara dingin.

Pada intinya film ini menggambarkan dampak besar dari pemanasan global yang berakhir pada rusaknya ecology manusia.

Lalu apa apa hubungannya pemanasan global dengan kita?.

Pemanasan global merupakan peristiwa dimana suhu pada permukaan bumi mengalami kenaikan.  Salah satu penyebab kenaikan suhu bumi adalah emisi gas rumah kaca yang diakibatkan  meningkatnya konsentrasi gas karbondioksida (CO2)  di atmosfer. Gas CO2 sendiri berasal dari sisa pembakaran Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan bermotor.

 (pict: greenhaouse)

Jadi kalau setiap hari kita mengendarai motor atau mobil, berarti setiap hari juga kita turut menyumbang gas CO2 dari sisa pembakaran BBM kendaraan kita.

 

Langit Biru Proyek Masa Depan

Kita mendambakan kehidupan setelah besok hari adalah kehidupan yang penuh dengan harapan optimis. Kita menginginkan lingkungan yang sehat. Setiap hari kita menghirup udara yang segar, udara yang lebih bersih dan terjaga. Kita ingin, setiap pagi kita menatap langit kita yang biru yang akan menambah semangat hidup.

Seperti Jack Hall dalam film The Day After Tomorrow kita memulai langkah kongkrit untuk proyek langit biru.

Mulai dari Nol ya?

PERTAMINA telah memulainya. Pertamina telah mengembangkan Proyek Langit Biru di Cilacap, Jawa Tengah. Proyek ini merupakan salah satu proyek strategis Pertamina dalam meningkatkan kualitas BBM  RON 88 menjadi RON 92. Dengan peningkatan kualitas ini maka kualitas lingkungan hidup kita juga meningkat.

Apa dan mengapa harus RON 92?

Tak banyak yang tahu apa itu RON 92, yang banyak orang tahu pertamax. Padahal RON 92 dan pertamax adalah “makhluk”  (J) yang sama.  Memang hal yang wajar, karena yang akrab dikalangan masyarakat kita adalah pertamax sedang Research Octane Number 92 (RON 92) menjadi istilah yang dikonsumsi oleh masyarakat ilmiah khususnya yang menekuni sains kimia.

RON  adalah singkatan dari Research Octane Number yang merupakan angka yang menerangkan ketahanan bahan bakar terhadap kompresi di dalam mesin tanpa meledak sendiri.

Kongkretnya gini, jika kita masuk ke POM Bensin maka kita akan disungguhkan dengan tiga pilihan RON yaitu RON 88 (Premium), RON 90 (Pertalite), dan RON 92 (Pertamax). Mana yang paling bagus diantara ketiganya?, jawabnya adalah yang paling bagus untuk kinerja mesin adalah yang paling tinggi angka RON nya. Yang paling bagus untuk lingkungan adalah RON 92 karena pembakarannya hampir sempurna sehingga tidak mencemari udara sekitar.

Anda sudah tahu kan harus pilih yang mana? Yop, tepat sekali pilihannya yang terbaik Premium, Pertalite, PERTAMAX.

Generasi Langit Biru (#GenLangitBiru)

Pertamina telah memulainya, sekarang apalagi yang harus kita tunggu. Kita adalah generasi harapan, generasi millenial. Generasi Milenial dalah istilah cohort dalam demografi. Dalam cohort demografi ada empat klasifikasi besar yaitu Baby Boomer, Gen X, Gen Y dan Gen Z. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020 populasi generasi milenial berjumlah 83 juta jiwa atau 34% dari total penduduk Indonesia.

ECOlogy mendahului Ego. Menjaga ecology sebagai tempat untuk hidup bersama harus didahulukan daripada Ego kita masing-masing. Kita bertanggung jawab atas diri dan juga generasi selanjutnya untuk menikmati lingkungan yang sehat. Udara yang lebih bersih dan terjaga dari pencemaran kendaraan bermotor. Kita harus memastikan generasi masa depan bisa tersenyum menatap lagit biru  diangkasa.

Generasi Langit Biru(#GenLangitBiru) adalah generasi milenial yang siap dan mempersiapkan masa depan yang penuh optimis, antusias dengan harapan-harapan baru, dan juga kualitas hidup yang lebih baik.

Ayo bergabung bersama #GenLangitBiru.

You May Also Like

About the Author: agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *